Minggu, 22 Februari 2026

Akan Dikembangkan di Bandung Raya Penghilang Bau Limbah Sampah


Bandung, kejakimpolNews,-  Penemuan baru menghilangkan bau tidak sedap yang dikeluarkan dari sampah dan limbah makanan, sudah diterapkan di Kawasan Kota Bekasi, khususnya dapur dapur MBG.

Hal itu dikatakan oleh DR. Ir Ishenny Mohdnoor, M. Eng.SC Ketika menerima audensi salah satu organisasi pemerhati lingkungan di Bandung, belum lama ini.

Menurutnya, pengembangan penemuannya itu sangat membantu Masyarakat umum, terutama bau yang ditimbulkan dari limbah, mulai sampai cairan berbau, terutama sampah yang dihasilkan dari rumahan termasuk belakangan ini bisa diterapkan di dapur dapur MBG yang setiap harinya menghaslkan sampah basah dan sangat mudah menimbulkan aro tidak sedap.

Terutama bau tidak sedap yang ditimbulkan dari Manhole (Lubang got pembuangan limbah rumahan)

Nama kimianya biodesis, sering disebut sebagai Biodesis Asap Cair adalah desinfektan dan pestisida organik berbasis alami yang berfungsi membunuh bakteri, virus, jamur, dan hama, khususnya dalam sterilisasi kandang dan peralatan peternakan. Produk ini aman, tidak berbau menyengat, dan efektif mengurangi ammonia.

Manhole

Produk yang belakangan ini kata Ishenny, kegunaannya ada 4 di antaranya. 1. Biodesis penghilang polusi bau di horeka dan dapur, juga bisa untuk Gerobak sampah dan TPS sampah.

2. Detergent Biodesis lantai, dinding Dapur MBG. 3. Detergent alat masak, alat makan, nampan MBG. 4. Pengawet bahan masakan: sayuran, buah, daging.

Penemuan semuanya itu bisa peluang untuk bisnis, manfaatnya bisa menumbuhkan lapangan kerja, membantu masalah limbah, paling tidak mengurangi volume limbah/sampak.

 Bisa dijadikan ladang bisnis, silahkan kembangkan di kota manapun, apalagi terkait kondisi DAPUR MGB yang harus di dukung punya kondisi Sanitasi dan Higienitas yang baik.

Dijelaskan juga oleh Ishenny, produk tersebut sudah dipergunakan Sebagian Masyarakat di Kawasan Bekasi, juga dapur dapur MBG di Bekasi, juga akan dikembangkan di Kota Bandung dan Bandung Raya.

Sonni Hadi

Minggu, 01 Februari 2026

Driver Ojol Tergeletak di Pinggir Jalan dekat Sumarecon

 


Cisarua, Bogor. Seorang driver ojek online meninggal mendadak, sampai petang hari belum diketahui identitas jelasnya namun dari motor yang dikendarainya bernomor polisi B 3953 TLU.

Hal itu viral di beberapa media sosial, dan meminta untuk disebar luaskan agar pihak keluarganya mengetahui.

Kematian driver ojol itu diketahui oleh warga setempat, melihat driver ojol tiba tiba berhenti dan terjatuh, kemudian warga setempat mendekatinya, namun tubuh driver tidak merespon. Selanjutnya warga membantu tubuh driver dipindah keluar badan jalan dan menutupinya dengan pelastik.

Tidak ada yang berani untuk menolong lebih jauh, karena menurut seorang ibu yang sempat melihat driver ojol terjatuh, tubuhnya tidak bergerak lagi dan beberapa orang menyebutkan lelaki setengah baya itu sudah meninggal.

Hampir satu jam, warga menunggu kedatangan polisi, tidak ada yang berani mendekati tubuh driver yang sudah menjadi mayat, hanya menjaga dan melarang siapapun untuk memeriksanya kecuali pihak polisi, kata warga setempat.

Lokasi tergeletaknya driver Ojol itu, tidak jauh dari Sumarecon Jl. Sukaraha Katulampa tidak jauh dari rumah No 70 RT 03 RW 02 Kecamatan Bogor Timur Kota Bogor..

Diduga keras driver ojol itu memiliki penyakit bawaan, sekaligus kecapaian hingga terjatuh ketika mengemudikan motornya.



ikl tengah