Rabu, 19 Agustus 2026

Susana ternyata buruh harian penjahit kain Majun

 

Bogor,- Susana (38) yang viral setelah Preisen ke 8 Prabowo mengatakan, upah Susana sebagai pengupas bawang sebanyak Rp700.000 sehari, menjadi buming di tanah air hingga muncul meme cemoohan dari para nitizen. Ternyata Susana hanya sebagai tukang jahit majun bahan lap yang dijual di berbagai pelosok.

Susana tinggal di Kawasan Cileungsi Bogor. Ia memiliki 3 orang anak semuanya tinggal serumah di sebuah rumah sederhana, berkatagori penerima manfaat dari dua program pemerintah.

  • Program Keluarga Harapan (PKH): Membantu memastikan anak-anak Susanah tetap bisa bersekolah dan mendapatkan akses pendidikan yang layak.
  • Program Sembako: Menjadi penopang utama dalam memenuhi kebutuhan pangan dan pokok keluarga sehari-hari

Kesehariannya memang Susana bekerja sebagai tukang jahit majun bukan pengupas bawang, mulai dari pukul 07 sampai pukul 13,00 wib. Dari pekerjaanya itu ia mendapat upah setiap yang dijahitnya dikilo dengan harga untuk 1 kg Rp 700 (Tujuhratus rupiah).

Setiap harinya Susasana bisa mendapatkan hasil jahitannya sampai 10 Kg bahan majun jadi lap pembersih. Bahkan kalau bersama teman temannya dikumpulkan hasil jahitannya bisa mencapai 20 kilo sampai 50 Kilo, dengan hasil antara Rp14.000 sampai Rp50.000.

Setelah selesai hingga pukul 13.00 wib, Susana bekerja lagi sebagai pencuci tempat ompreng di dapur MBG atau SPPG tidak jauh dari Lokasi rumahnya. Dari tempat itulah Susana sering memanfaatkan atau memilah milah sisa makanan yang masih utuh dari tempat omprengan MBG. Kemudian dibawa pulang ke rumahnya.

Sebagai pekerja harian, penghasilannya tidak menentu tentunya hal itu sangat membantu sekali bagi Susana dan ketiga anak anaknya yang masih sekolah.

Tidak diketahui jelas dan belum ada yang tahu, atas penilaian apa Susana terpilih sebagai tamu undangan termasuk dari delapan tamu Istimewa lain yang diundang langsung ke Gedung Parlemen. Disitulah nama Susana ternyata disebut Namanya sebagai pekerja percontohan pekerjaannya sebagai pengupas bawang yang dinilai “berhasil”.

Namun sayang kalimat yang disebutkan oleh Presiden terasa tidak masuk akal, apalagi kalau dibandingkan dengan harga bawang satu kilo yang tidak mencai serratus ribu, sedangkan upahnya yang disebut oleh presiden sebanyak Rp700.000/kg.

Berita terakhir, Susana mengalami berbagai tekanan dan gangguan dari banyaknya tamu yang mau melihat serta berdatangan wartawan untuk memwawancara, hingga setiap harinya rumah sederhana selalu didatangi tamu tamu dari jauh yang sengaja menanyakan masalah pengupas bawang.

Karena waktunya banyak tersita dan merasa kelelahan akhirnya Susana jatuh sakit, hingga para tetangganya turut menjaga di rumahnya secara bergantian.

 Oleh karena itu, kehadiran bantuan dari pemerintah dirasa sangat meringankan beban hidupnya. Tercatat, Susanah merupakan penerima manfaat dari dua program utama pemerintah, yaitu:

·         Sehari-hari Susana mengaku melakoni dua pekerjaan harian untuk menopang kebutuhan rumah tangga dan menyekolahkan ketiga anaknya. Pada pagi hari ia menjahit kain majun, yakni kain perca sisa yang dimanfaatkan sebagai lap pembersih, sebelum bekerja sebagai petugas pencuci ompreng di dapur MBG atau SPPG sekitar pukul 13.00 WIB.

·         “Jam 7 (pagi) menjahit sampai siang,” kata Susana di Cileungsi, Bogor, dalam wawancara dengan Badan Komunikasi Pemerintah RI, dikutip kajianberita.com dari website resmi Komdigi pada Sabtu (15/8/2026).

·         Dari pekerjaan menjahit kain majun tersebut, Susana mengantongi upah Rp700 per kilogram. Dalam sehari, ia biasanya sanggup menyelesaikan 20 kilogram kain, dan bisa mencapai 50 kilogram jika dikerjakan bersama warga lain saat hari libur. Jadi penghasilannya per hari di kisaran Rp 14 ribu sampai Rp 35 ribu

 

Selasa, 18 Agustus 2026

BEM UI unjuk Rasa di Bundaran HI sehari setelah Perayaan 17 Agustus


 Demo Penyampaian Pendapat para mahasiswa BEM Universita Indonesia (UI) mengarah ke Bundaran Hotel Indonesia (HI), tampak ratusan mahasiswa bahkan mencapai ribuan jalan kaki dikomadio mobil komando dengan pengeras suara cukup nyaring (18 Aggustus 2026)

Menurut Kabid Humas Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, membenarkan hari ini 18/08-26 terjadi unjuk rasa penyamian pendapat dari BM UI menuju Bundaran HI.

Semua apparat dari Metro Jaya dan Kodam Jaya sudah siap siap menjadi wilayah tersebut untuk tidak terjadi yang tidak diharapkan, sebenarnya sudah di sediakan Lokasi di Kawasan Dukun untuk penyampaian pendapat.

Memang benar para pendemo mengarah ke Bundaran HI, hal itu sudah disampaikan secara dewasa, agar penyampaian pendapat sudah disediakan di Dukuh Atas, karena di Bundaran HI dikawatirkan akan menggangu kepadatan arus lalulintas, ada beberapa kantor kedutaan . Bahkan Jalan Sudirman, Tamrin dan laiinya Adalah titik kepadatan arus lalulintas dll.

Masalahnya Kawasan HI Adalah sentralnya berbagai kegiatan Masyarakat, di tempat itu ada pertokoan, berbagai kegiatan Masyarakat dan arus lalulintas dari berbagai arah, jelas Budi kepada wartawan di Lokasi tidak jauh dari Bundaran HI.

 

.

Minggu, 16 Agustus 2026

Seorang Pengemudi Ojol Tewas Seketika Tabrak Pohon


Seorang driver Indrive diketahui Bernama Yudi Yudistira meninggal seketika setelah menabrak pohon di turunan Curug Punclut, diduga karena mengalami rem blong saat menuruni jalan tersebut.(Minggu 16/8)

Korban akibat kecelakaan Tunggal tersebut diketahui beralamat Jl Rajawali Cibeureum Kel. Setiaratu Kec Cibeureum  Kota Tasikmalaya, sesuai KTP dan identitas lainnya.

Menurut keterangan warga setempat di Lokasi TKP (Tempat Kejadian Pertama), korban diduga tidak menguasai sepedamotor yang dikendarainya Ketika menuruni jalan di Kp Curug Punclut. Diduga keras sepedamotornya mengalami remblong sehingga terus meluncur dengan kecepatan tinggi dan menabrak pohon.

Menurut Atang (32) yang melintas di jalan tersebut, memang pengendara yang mengenakan atribut ojol tersebut datang dari arah Lembang Kab Bandung Barat menuju Ciumbuluit, Namun sepeda motor matic yang dikendarainya melaju kencang dari arah atas.

Diduga motor matic tersebut mengalami remblong, hingga meluncur dengan kecepatan tinggi dan motor langsung menabrak batang pohon di sebelah kanan dan saat itu juga motor terhenti dan pengendaranya terlempar ke batang pohon hingga bagian kepalanya membentur keras.

Kejadian remblong di kawasan turunan curug ini sering terjadi, rata rata motor matic, kata Atang kepada wartawan.

Selanjutnya korban dibawa ke RS terdekat dan kecelakaan tersebut ditangani Urlaka Polsek setempat.

YOpi S Hadi

Rabu, 01 Juli 2026

Hoax KDM Mau Kunjungi SD Haurpancuh, Ternyata hanya Lihat Monju dan Sisa Pembongkaran Bangli

 




Bandung,-  Gubernur Jabar Dedi Mulyadi disisukan akan melihat langsung SD Haurpancuh, kadung warga Masyarakat berdatangan sejak puku 09.00 (01/juli). Perangkat Kelurahan menyiapkan beberapa anggota Linmas, Kabid Linmas Prov Jabar Tedy sudah siap dengan anggota di SD Haurpancuh. KDM yang ditunggu tidak muncul sampai puku 11.00 WIB. Ternyata berita HOAX.

Antusias warga Masyarakat keluarahan Lebak Gede, Kel, Sadang Serang berdatangan ingin melihat lebih dekat sosok KDM. Bahkan Lurah Sadang serang Leny Mariana sudah berada di SD Haurpancuh sejak pukul 09.00.

Ketika Kejakimpol langsung bertanya kepada Kabid Linmas, apakah benar Gubernur mau melihat Gedung SD Haurpancuh? Jawabnya terlihat ragu. Namun berusaha menjelaskan, Pak Gubernur bukan ma uke SD tapi mau melihat hasil dari pembongkaran bangunan liar yang berada di Kawasan Monume dan sekitarnya, jelas Tedy.

Namun Ia menambahkan akan berusaha untuk mmbawa ke SD Haurpancuh, karena menurut keterangan sebelumnya berbincang dengan Kepala Sekolah SD Haurpancuh Euis Sumarni didamping Lurah Sadangserang Leny Mariana, bahwa dengan pembongkaran bangunan liar di Kawasan monument merasa lega dan berdampak tidak mengkhawatirkan anak anak didiknya yang setiap kegiatan olahraga suka di pelataran monument lebih aman.

Adanya Banli di Kawasan itu, sangat mencemaskan. Karena diantara penghuninya ada yang memelihara njing yang suka berkeliaran di halaman monument. Bahkan ada siswa yang pernah digigit anjing tersebut, Ketika anak didiknya sedang berolahraga, jelas Kabid Linmas Tedy menirukan penjelasan Kepala Sekolah.

Bahkan yang lebih membahayakan anak didiknya, tahun 2018 dilaporkan adanya pedofil, beberapa anak diberi uang dan digiring ke Lokasi bangunan liar.

Tentunya berkaitan dibongkarnya banguna liar itu manfaatnya selain bersih dan tertata, bisa mengurangi para preman yang kerap kali mabuk mabukan di Kawasan monument.

Ditambahkan juga bahwa kedua hal yang menyangkut ketrentraman Masyarakat sekitar dan anak anak sekolah, akan disampaikan kepada Gubernur langsung. Namu apa dikata Gubernur tidak datang.

Sementara itu dari beberapa masyarakatpun merasa heran, kenapa Gubernur mau datang biasana tidak diketahui oleh siapa siapa, dan kebiasan gubernur lebih akrab dipanggil KDM suka datang tiba tiba tidak dipersiapkan terlebih dahulu.

Belum jelas dari mana kabar burung itu yang mampu membuat warga Masyarakat berduyun duyun ingin melihat lebih dekat gubernur.

Sonni Hadi

 

 


Rabu, 17 Juni 2026

Aksi Indonesia Darurat

  Majalahmahardika.com  ,- Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bandung, mulai berdatangan di titik kumpul Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat Jl Dipatiukur Bandung (17/06). Mereka akan menggelar aksi demo di Gedung DPRD Jabar Jl Dipenogoro.

Selain para mahasiswa/wi, dalam selebaran yang diterima oleh media ini dengan judul AKSI INDONESIA DARURAT.

Selain para mahasiswa juga dalam selebaran tersebut atau ajakan aksi tersebut dari berbagai kalangan, seperti Ormas, Buruh Tani, Masyarakat. Ini merupakan aki yang dikatagorikan cukup besar di Bandung. Karena dalam undangan tertulis se Jawa Barat.

Isue yang dibawakan oleh para mahasiswa antara lain Turunkan Prabowo, Hapus MBG, Turunkan harga Pertamak.

Selain berbagai tuntutan, para mahasiswa membawa alat restorika berupa alat hukuman mati “Potong Leher” dan Sebagian membagikan “kartu merah” pertanda sudah waktunya habis.

Sementara di Jl Aria Jipang jalan pintas ke Gedung DPRD sudah berkumpul ratusan polisi dan TNI dengan berbagai peralatan taktis.

Beberapa persimpangan menuju arah Gedung DPRD, mulai ariajipang-dipeogoro ditutup, Cilamaya-Banda ditutup Dipenogoro-Sentotalibasa ditutup, Trunojoyo Dipenogoro ditutup untuk semua jenis kendaraan umum kecuali ambulan dan kendaraan apparat kepolisian dan TNI.

Sonni Hadi

 

Sabtu, 07 Maret 2026

Takjil Manfaat bagi Mereka yang diperjalanan


Komunitas d’Jalantah bagian dari Ikatan Alumni SMPNegeri 3 Bandung, bagikan tidak kurang dari 200 paket, takjil dan makanan untuk buka puasa di Kantor KADIN Kota Bandung Jl Talagabodat Bandung (07/3).

Makanan dan takjil yang disediakan langsung oleh para alumni tersebut, disambut baik oleh Ketua KADIN Iwa Gartiwa, sekaligus menyediakan tempat.

Kegiatan yang disambut baik oleh para pengguna jalan yang kebetulan lewat dan saat berbuka puasa masih berada di perjalanan, cukup membantu, karena Kawasan Jalan Talagabodas secara kebetulan jarang tempat makanan yang mudah dijangkau. Walau pun ada, kafe kafe yang penuh oleh para tamu  yang  pesan sebelumnya, juga terkendala tempat parkir tidak tersedia.



Dengan adanya kegiatan bagi bagi makanan takjil itu, sangat membantu, walau hanya sekedar takjil dan makanan lainnya. Bahkan Para pengendara yang berhenti tampak senang. Ada yang mengucapkan terima kasih dengan senyum lebar, ada pula yang mengangkat tangan memberi salam sebelum melanjutkan perjalanan.

Seorang bapak pengemudi ojek berkata dengan haru,
“Terima kasih banyak, semoga berkah untuk semuanya.”

Suasana menjadi hangat dan penuh kebersamaan. Tidak hanya yang menerima takjil yang merasa bahagia, tetapi juga para relawan yang membagikannya. Mereka merasa bersyukur bisa berbagi sedikit rezeki kepada sesama yang sedang menjalankan ibadah puasa

Sonni Hadi

ikl tengah