Selasa, 04 Maret 2025

Ternyata Belanja Ayam Glonggongan Bisa Membahayakan Kesehatan

 


Hati hati membeli ayam di pasar tumpah atau pasar pasar yang tidak baik reputasinya, karena kini marak penjual ayam dadakan menjual ayam glonggongan dan ini sangat berbahaya.

Membeli ayam di pasar atau supermarket memang terlihat praktis dan mudah. Namun, perlu diwaspadai bahwa beberapa pedagang ayam melakukan praktek tidak sehat, seperti menyuntikkan air ke dalam tubuh ayam yang sudah disembelih untuk meningkatkan berat dan membuat daging terlihat lebih segar.

Praktek ini dikenal sebagai "ayam glonggongan" dan dapat membahayakan kesehatan konsumen. Menurut beberapa pakar gizi, seorang ahli kesehatan makanan mengatakan, "Ayam glonggongan dapat menyebabkan keracunan makanan karena air yang disuntikkan ke dalam tubuh ayam dapat mengandung bakteri dan kuman yang berbahaya."

Selain itu, praktek ini juga dapat menyebabkan konsumen mengonsumsi daging ayam yang tidak sehat dan tidak aman untuk dikonsumsi.

"Konsumen harus waspada dan tidak membeli ayam yang terlihat tidak normal atau memiliki bau yang tidak sedap," Untuk menghindari membeli ayam glonggongan, konsumen dapat melakukan beberapa hal berikut:

1. Membeli ayam dari pedagang yang terpercaya dan memiliki reputasi baik.

2. Memeriksa kondisi ayam sebelum membelinya, pastikan ayam tidak memiliki bau yang tidak sedap atau terlihat tidak normal.

3. Tidak membeli ayam yang terlihat terlalu segar atau memiliki berat yang tidak normal.

Dengan melakukan beberapa hal di atas, konsumen dapat menghindari membeli ayam glonggongan dan menjaga kesehatan mereka.

Minggu, 02 Maret 2025

Kesehatan yang Diperoleh dari Puasa


Suatu hari, di sebuah desa kecil, hiduplah seorang laki-laki bernama Amir. Amir adalah seorang yang sangat menjaga kesehatannya. Ia selalu berolahraga dan makan makanan yang seimbang. Namun, setiap tahunnya, saat bulan Ramadan tiba, Amir selalu berpuasa.

Suatu hari, saat Amir sedang berpuasa, ia merasa sangat lelah dan lapar. Ia bertanya-tanya kepada dirinya sendiri, "Mengapa saya harus berpuasa? Apa hikmahnya?"

Ketika itu, seorang ulama yang bijak datang mengunjungi Amir. Ulama tersebut melihat Amir yang terlihat lelah dan lapar, lalu berkata, "Amir, anak muda, puasa bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang membersihkan jiwa dan raga."

Ulama tersebut melanjutkan, "Puasa dapat membantu membersihkan tubuh dari racun-racun yang terkumpul. Dengan berpuasa, tubuh kita dapat memulihkan dirinya sendiri dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh."

Amir sangat terkejut mendengar penjelasan ulama tersebut. Ia tidak pernah menyadari bahwa puasa memiliki manfaat yang begitu besar bagi kesehatan.

Sejak hari itu, Amir melanjutkan puasanya dengan penuh semangat. Ia merasakan perubahan yang signifikan dalam tubuhnya. Ia menjadi lebih sehat, lebih berenergi, dan lebih fokus.

Amir menyadari bahwa puasa bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh. Ia merasa sangat bersyukur atas hikmah yang diperoleh dari puasa.

Hikmahnya berpuasa dalam kesehatan adalah:

1. Membersihkan tubuh dari racun-racun yang terkumpul.

2. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

3. Meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh.

4. Meningkatkan kesadaran dan konsentrasi.

Semoga cerita ini dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi kita semua untuk menjalankan puasa dengan penuh semangat dan kesadaran.

Sabtu, 22 Februari 2025

DADA ROSADA Blak Blakan

 


Di balik tembok penjara yang kukuh dan dingin, terdapat ribuan cerita tentang orang-orang yang dipenjara. Banyak yang berpikir bahwa semua orang yang dipenjara adalah orang jahat, tapi apa yang terjadi jika ada yang dipenjara karena fitnah, kebohongan, atau kelemahan?

Ini adalah ceritera blak-blakan seorang mantan walikota Bandung Dada Rosada yang tidak sedikit dicintai oleh Masyarakat Bandung, karena kepolosan, kebaikan, percaya kepada siapa saja yang memanfaatkan kebaikannya hingga merasakan dinginnya penjara Sukamiskin di Kota Bandung. Bakal diangkat kisahnya oleh seorang sutradara ternama dari Jakarta.

Dada berceritera, mulai dari perjalanan proses hukum target operasi (TO) KPK tawar menawar masa hukuman 5 tahun-7 tahun-15 tahun akhirnya 10 tahun, dibongkar dan dijelaskan beginilah “cermin” hukum di Indonesia karena kekuasaan, kata Dada seraya menambahkan kalimat “ Najis aingmah dihukum sapoe oge-sunda”, juga menjelaskan bahwa dirinya dihianati dan dibohongi oleh beberapa orang penguasa saat itu.

Memang ceritera blak blakan mantan wlikota Bandung yang satu ini, benar benar terjolimi oleh para penguasa yang merasa benar untuk kepentingan golongannya.

Masuknya ke LP Sukamiskin seperti sudah disekenario sebelumnya dari keinginan penguasa untuk menjadi ketua partai adalah seseorang, namun yang terjadi orang lain. Dari momen inilah sebagai kambing hitam adalah Dada Rosada yang sebelumnya sudah dicalonkan bakal jadi gubernur jabar.

Karena fitnahan yang begitu dipercaya oleh penguasa, akhirnya Dada dijegal, bahan bukan untuk dihentikan jadi bakal calon gubernur namun dijadikan taget untuk dihukum dan dimiskinkan. Tentunya hal penjelasan ini akan dituangkan dalam sebuah video lengkap, untuk pemahaman public.

Memang ceritera yang dilirik oleh sutrada ini, kemungkinan kelak akan dijadikan sebuah film tentang

seorang pria dipenjara karena tuduhan korupsi. Tapi, apa yang terjadi jika sebenarnya hanya menjadi korban kekuasaan dan kepentingan orang-orang yang berkuasa? Ia hanya ingin melakukan yang terbaik untuk negaranya, tapi malah menjadi korban kepentingan orang lain.


Cerita-cerita seperti ini membuatku sadar bahwa tidak semua orang yang dipenjara adalah orang jahat. Ada yang dipenjara karena fitnah, kebohongan, atau kelemahan. Ada yang dipenjara karena kekuasaan, kepentingan, atau tekanan.

Maka, kita harus berhati-hati dalam menilai orang lain. Kita harus melihat lebih dalam dan mencari kebenaran sebelum membuat penilaian. Kita harus ingat bahwa setiap orang memiliki cerita dan alasan yang unik, dan kita tidak boleh membuat asumsi atau penilaian yang salah, kata beberapa orang yang turut hadir dalam blak blakan seorang mantan walikota Dada Rosada yang mengalami jadi penghuni di LP Sukamiskin Bandung.

Sonni Hadi

 

Jumat, 21 Februari 2025

Satu Lagi Kehilangan Teman seprofesi

 Aku masih ingat hari itu, ketika kabar duka datang menghampiri. Sahabat karibku, yang telah menemani aku selama bertahun-tahun, telah meninggalkan dunia ini. Perasaan sedih dan kehilangan menyergapku, seperti ombak besar yang menghantam pantai.



Aku teringat kembali semua kenangan indah yang kita bagi. Kita telah berbagi suka dan duka, telah tertawa bersama, dan telah menangis bersama. Kita telah menjadi bagian dari hidup masing-masing, seperti dua potong roti yang saling melengkapi.


Aku masih ingat kebaikanmu, sahabat. Kita telah berbagi makanan, minuman, dan cerita. Kita telah menjadi tempat perlindungan bagi masing-masing. Kita telah menjadi saudara, bukan hanya teman.


Sekarang, kamu telah pergi. Aku merasa kehilangan bagian dari diriku. Aku merasa sedih, karena aku tidak akan bisa berbagi lagi denganmu. Aku merasa kehilangan, karena aku tidak akan bisa melihatmu lagi.


Tapi, aku juga merasa bersyukur. Aku bersyukur karena telah memiliki kamu sebagai teman. Aku bersyukur karena telah bisa berbagi denganmu. Aku bersyukur karena telah bisa mengenal kamu.


Selamat jalan, sahabat. Semoga kamu menemukan kedamaian dan kebahagiaan di tempatmu sekarang. Aku akan selalu mengingatmu, dan aku akan selalu bersyukur karena telah memiliki kamu sebagai teman.

ikl tengah

hiburan selendang merah saja