Bandung, - Gubernur Jabar Dedi Mulyadi sumbang 151 Unit pengolah sampah kepada Pemerintahan Kota Bandung, untuk digunakan di TPS yang berada setiap kelurahan di Kota Bandung.
Walikota Bandung Farhan juga Wakil Walikota Bandung Erwin
melihat langsung satu unit terdiri dari 3 mesin pencercah sampah di Lokasi TPS
Jl Suci Kel Padasuka Bandung. Hadir juga Kepala Bapeda Prov Jabar. Ahmad Dedi
Mulyadi, Camat Padasuka dan beberapa orang Lurah di Kawasan Cibeunying Kidul
Bandung.
Menurut Walikota Bandung yang datang lebih awal, mengatakan,
dengan adanya 151 unit mesin pencercah sampah, dapat ditanggulangi dengan
cepat. Khususnya bagi kelurahan yang sudah mendapat mesin tersebut.
Demikian juga Wakil Walikota Bandung. Erwin menjelaskan dengan 1 unit pencercah sampah yang terdiri 3 mesin dapat memproses sampah sampai 3 ton setiap harinya di setiap kelurahan. Sampah yang sudah diproses menjadi bahan bakar berupa briket, bisa langsung dijual kepada Masyarakat sebagai bahan bakar. Sehingga dari hasil proses tersebut, bisa mendapatkan nilai uang.
Dengan cara inilah kata Erwin yang didampingi Kepala Bapeda
dan Wahyu w. Offteaker dari PT Indodaya Kreasi Energi Bandung, insyaaloh sampah
di Kota Bandung akan tertanggulangi dengan baik dan mudah mudahan tidak terlalu
banyak mengirim ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA), jelasnya.
Sementara proses pencercah sampah, menurut Wahyu Warsajaya, dimulai dari pemilah sampah kemudian masuk ke mesin pencacah. Setelah menjadi potongan kecil masuk mesin mixer selanjutnya pemprosesan oleh mesin briket. Tidak terlalu lama dalam proses tersebut, sehingga setiap harinya mampu melumatkan sampah dari mulai 2 ton sampak 3 ton.
Dijelaskan juga bahwa pengolahan sampah jadi Briket sebagai
bahan bakar alternatif mempunyai tingkat
bakar tinggi mencapai 5200 calori hasil uji lab sucofindo.
Sonni Hadi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan tulis komentar anda